Newzoel’s Blog











{Desember 2, 2008}   Petualangan di Perut Bumi (Journey To The Center Of The Earth)

65189Jember, Seperti apa rupa pusat bumi, belum ada seorang pun yang dapat memastikannya. Para ilmuwan mengatakan, perut bumi berisi kumpulan magma panas. Namun, sastrawan lagendaris Jules Verne meyakini ada dunia lain di di pusat bumi kita. Film Journey To The Center Of The Earth pun mengisahkan petualangannya.

Trevor Anderson (Brendan Fraser) adalah dosen vulkanologi yang juga bekerja di lab kampus milik kakaknya, Max. Adapun Max menghilang 10 tahun silam dalam sebuah perjalanannya menemukan dunia baru.

Setibanya Trevor di rumah, Sean Anderson (Josh Hutcherson), keponakannya yang berusia 13 tahun, datang diantar ibunya, Elizabeth (Jane Wheeler) untuk menghabiskan liburan.

Saat itu, Elizabeth membawakan barang-barang peninggalan Max, suaminya yang juga ayah Sean. Di antara barang-barang itu, ada sebuah novel bertajuk Journey to the Center of the Earth karangan Jules Verne. Membaca catatan-catatan kecil Max di novel itu, Tevor langsung kembali ke lab. Ia pun akhirnya sadar harus pergi ke Islandia untuk penyelidikan lebih lanjut.

Di Islandia, mereka berniat mencari seorang ilmuwan yang juga teman Max, yang diharapkan dapat memberitahu keberadaan orang yang mereka sayangi tersebut. Namun, mereka hanya disambut perempuan cantik bernama Hannah, yang ternyata putri sang ilmuwan itu. Hannah yang juga pemandu gunung pun akhirnya menawarkan bantuan mencari sensor seismik yang ditanam Max di lereng gunung.

Namun, badai petir datang dan meruntuhkan gua tempat mereka berlindung. Mereka pun harus menyusuri kedalaman gua untuk mencari jalan keluar lain. Siapa sangka, justru perjalanan itu membawa mereka ke petualanganan seru. Melewati pipa magma yang mengantar mereka menuju pusat bumi, mereka melihat banyak berlian di dinding gua, bertemu dengan dunia lain, lengkap dengan samudera dan tanaman serta hewan-hewan purba.

Seperti apa kisah mereka? Berhasilkah mereka bertemu dengan Max? Dan, apakah mereka bisa kembali ke dunia asal?

Journey to the Center of the Earth merupakan film yang sebenarnya ditujukan untuk musim panas atau musim liburan sekolah. Film segala umur ini dilengkapi dengan versi tiga dimensi. Memang, beberapa aksi di dalamnya akan seru jika dilihat dengan versi 3D. Selain itu, ceritanya yang ringan dan penuh aksi membuat film ini layak ditonton segala usia.

Penampilan Brendar Fraser terlihat biasa saja, tak jauh berbeda di aksinya pada trilogi The Mummy. Tampaknya, peruntungan Fraser ada di film-film semacam ini, aksi petualangan yang menghibur. Namun harus diakui, aktor yang satu ini pandai membangun chemistry dengan lawan mainnya. Seperti Josh Hutcherson, mereka cukup kompak sebagai paman dan keponakan.

Sayang, penampilan Hutcherson tak maksimal seperti ketika bermain di Bridge to Terabithia (2007). Sementara pendatang baru Anita Briem, tak disangka terlihat natural dengan perannya. Film ini didukung dengan efek spesial yang kuat sebab sutradara Eric Brevig adalah ahli efek visual. Ia terkenal dengan beberapa film seperti The Abyss (1989), Men in Black (1997), Pearl Harbor (2001), The Day After Tomorrow (2004) dan banyak lagi. (E2)

Judul Film: Journey to the Center of the Earth

Jenis Film / Rating: Aksi-Petualangan / Bimbingan Orangtua

Pemain: Brendan Fraser, Josh Hutcherson, Anita Briem, Seth Meyers, Jean Michel Paré, Jane Wheeler

Sutradara: Eric Brevig

Penulis Naskah: Michael D. Weiss, Jennifer Flackett, Mark Levin

Produser (Produksi): Cale Boyter, Michael Disco (New Line Cinema)



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: